Cara Mudah Mengurus Perizinan Merek Dagang

Jika sebagian orang membuat merek sendiri atau memproduksi sendiri barang dagangannya dengan alasan permintaan yang tinggi sehingga tak terpenuhi oleh produsen tempat mereka mengambil barang sebelumnya. Nah kalau saya, membuat merek dan memproduksi sendiri bukan karena hal itu melainkan karena ingin mengasah kemampuan dan menantang diri sendiri untuk kreatif. Maka saya memilih produk fashion muslimah sebagai produk bisnis saya. Merek pun sudah saya siapkan sejak 2 tahun lalu. Produksi pun sudah pernah dilakukan dua tahun lalu namun kemudian tak dilanjutkan karena beberapa hal, selain karena kesibukan saya ngantor setiap hari.

Setelah resign bulan Desember 2017 lalu, maka di 2018 ini saya berteguh hati untuk memulai lagi produksi busana muslimah yang saya beri label MOZLAIK. Merek dagang ini mau saya patenkan demi kenyamanan berbisnis dan agar memiliki legalitas yang berguna untuk melindungi dari merek sejenis. Untuk mengecek apakah merek yang akan kita daftarkan sudah ada pemiliknya, bisa dicek di sini: Cek Merek.

Berikut langkah-langkah pengurusan merek yang saya jalani beberapa waktu lalu. Ini contoh pengajuan yang bersifat personal ya, bukan perusahaan atau perkongsian.

  1. Mengisi Formulir Permohonan Merek yang bisa diunduh di sini: Formulir Pendaftaran Merek.ย Contoh pengisiannya bisa dilihat pada formulir Mozlaik di bawah ini.

 

Formulir Halaman 1

Formulir Halaman 2

Formulir Halaman 3

Formulir Halaman 4

 

 

2. Menyertakan e-tiket merek 10 lembar dengan ukuran minimal 2×2 cm dan maksimal 9×9 cm dan copy KTP satu lembar.

 

 

 

3. Mengisi Surat Pernyataan bahwa merek yang kita ajukan adalah milik kita sendiri.

 

 

4. Membawa semua kelengkapan tersebut ke kantor kementerian dan UKM untuk diajukan.

 

Kantor Kementerian Koperasi dan UKM

 

Ruang Pengajuan Izin Merek di Lantai 6

 

Pendaftaran Izin Merek GRATIS

 

Pendaftaran Hak Cipta atau HKI juga GRATIS di sini

 

Alur dan Prosedur Pengajuan Izin Merek

 

Tempat pengajuan izin merek terletak di lantai 6 Kantor Kementerian Koperasi dan UKM. Cukup mudah, dan yang penting GRATIS. Dulu pengajuan izin merek ini harus membayar Rp. 2.000.000. Alhamdulillah sekarang sudah gratis. Hanya saja masa tunggu keluarnya memang lama yaitu maksimal 2 tahun. Makanya, buruan urus izin merekmu karena keluar izinnya lama. Semoga informasi ini membantu. Jika ada yang ingin didiskusikan silakan meninggalkan pesan di kolom komentar postingan ini.

Salam Wirausaha!

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di komunitas Blogger Muslimah Indonesia, saat ini juga jadi Tour Planner di program Muslimah Trip, dan masih aktif sebagai relawan GenPi bentukan Kemenpar untuk Halal Tourism Indonesia.


8 thoughts on “Cara Mudah Mengurus Perizinan Merek Dagang

  1. Fatih

    e-tiket nya menggunakan kertas apa ya Mba Novi? apakah hanya kertas 80gr biasa atau yang lebih tebal?

    Tolong pencerahannya Mba Novi ๐Ÿ™‚

    *Mohon maaf tolong reply yang ini saja agar notif nya masuk ke email, Terima kasih ๐Ÿ™‚

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *