Category: FIKSI & PUISI

Cinta, Jemputlah Aku! (Part 2)

Waktu memang tak kan berhenti hanya untuk menungguku. Ia akan terus berputar mengubah segala keadaan sesuai titah Sang Pencipta. Begitupun...

Cinta, Jemputlah Aku! (Part #1)

Di setiap episode hidup ini Harapku akan sebuah cinta yang istimewa tak pernah pudar Menjemputku menuju mahligai impian yang kubangun di...

Sosok Secantik Peri

Ana menatap gadis yang lewat di jalan depan rumahnya dengan mata tak berkedip. Itukah gadis yang telah menjadi pergunjingan ibu-ibu di...

Bayangan Yang Setia

Aku melangkah menyusuri Jalan Ahmad Yani yang menuju ke pasar Ibuah, pasar yang khusus menjual sayuran, daging, ikan dan kebutuhan dapur...

CEMBURU

Di desa Guguak itu orang biasa memanggilnya Upik. Orangnya sangat pencemburu. Kemana pun suaminya melangkah, bawaannya pasti curiga....

Wali Nagari

Sejak Sutan Mangkuto jadi Wali Nagari di kampung Parak Durian, banyak kejadian aneh yang terjadi. Yang merasakan peristiwa aneh itu pertama...

Sepotong Kata Cinta

“Katakanlah, Ran! Aku ingin mendengarnya.” “Untuk apa, Mas?” “Aku kan belum pernah mendengarnya dari mulutmu. Sebagai suamimu,...

Subuh di Pantai Losari

Pantai Losari, 10 Agustus 1950 Sang Orator itu termangu di depan jendela rumahnya, menatap jauh ke tepi fajar Subuh. Debur ombak pantai...

Yang Hilang di Keremangan

Warung minuman kecil itu tampak sepi. Hanya dua orang manusia yang terlihat duduk di bangku panjang bagian depan warung tersebut. Mereka...

Segi Tiga Emas

Salman Mangkoet, itulah nama yang diberikan Uwak dan Mak padanya. Salman diambil sebagai lambang keislaman dan kemelayuannya, sementara...

Yang Tak Terungkap

“Oalah, Nduk… Nduk! Apa kowe bisa pergi sendiri? Jakarta itu jauh lho, Nduk, apa kowe ndak takut kesasar?” Si Mbok menatap khawatir....

Pasanga Ri Kajang

“Ammatoa! Ammatoa!” Sebuah panggilan cukup keras terdengar di luar rumah Ammatoa Romana. Serentak penghuni rumah panggung itu memburu...

Jimat Pemikat

“Ini berbahaya, Niang! Apalagi Uniang sudah berumur,” ujar Naih khawatir. Tangannya yang sejak tadi melinting-linting daun enau berisi...

Tukang Pijat

Dibanding teman-temannya yang lain, Buyung Kundan sebenarnya terbilang berhasil. Ia sempat merantau selama sepuluh tahun dan pulang ke...

Negeri Orang-orang Berani

Pedalaman Afrika di penghujung musim kemarau… Hari itu lapangan nampak penuh sesak oleh penduduk yang ingin menyaksikan pertandingan...

Srikandi Tak Butuh Bunga

Namaku Cakra. Orang-orang bilang, nama itu sangat cocok dengan tampangku yang lumayan keren. Selama ini, aku merasa cukup yakin dan puas...