Category: FIKSI & PUISI

Sosok Secantik Peri

Ana menatap gadis yang lewat di jalan depan rumahnya dengan mata tak berkedip. Itukah gadis yang telah menjadi pergunjingan ibu-ibu di...

Bayangan Yang Setia

Aku melangkah menyusuri Jalan Ahmad Yani yang menuju ke pasar Ibuah, pasar yang khusus menjual sayuran, daging, ikan dan kebutuhan dapur...

Halo, Agus Kuncoro!

Ayang memang aneh! Setiap orang yang datang melamarnya harus memenuhi satu kriteria tambahan setelah pintar dan alim, yaitu harus mirip...

CEMBURU

Di desa Guguak itu orang biasa memanggilnya Upik. Orangnya sangat pencemburu. Kemana pun suaminya melangkah, bawaannya pasti curiga....

Wali Nagari

Sejak Sutan Mangkuto jadi Wali Nagari di kampung Parak Durian, banyak kejadian aneh yang terjadi. Yang merasakan peristiwa aneh itu pertama...

Sepotong Kata Cinta

“Katakanlah, Ran! Aku ingin mendengarnya.” “Untuk apa, Mas?” “Aku kan belum pernah mendengarnya dari mulutmu. Sebagai suamimu,...

Subuh di Pantai Losari

Pantai Losari, 10 Agustus 1950 Sang Orator itu termangu di depan jendela rumahnya, menatap jauh ke tepi fajar Subuh. Debur ombak pantai...

Yang Hilang di Keremangan

Warung minuman kecil itu tampak sepi. Hanya dua orang manusia yang terlihat duduk di bangku panjang bagian depan warung tersebut. Mereka...

Segi Tiga Emas

Salman Mangkoet, itulah nama yang diberikan Uwak dan Mak padanya. Salman diambil sebagai lambang keislaman dan kemelayuannya, sementara...

Aku Puisikan Namamu

~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Guntur, kabarkan pada Langit tentang Hujan yang akan mengguyur Bumi. Agar tak cemburu Angin pada desaunya, tak resah...

Nasruddin dan Pencuri

Suatu malam seorang pencuri memasuki rumah Nasruddin Hoja. Nasruddin merasa takut karena khawatir pencuri itu membawa senjata. Maka dengan...

Untuk Jatuh Cinta

Cinta itu sederhana adanya Ia tak perlu media yang rumit untuk ada Jatuh cinta itu apa adanya Ia tak perlu alasan yang mengada-ada  ...

Yang Tak Terungkap

“Oalah, Nduk… Nduk! Apa kowe bisa pergi sendiri? Jakarta itu jauh lho, Nduk, apa kowe ndak takut kesasar?” Si Mbok menatap khawatir....

Pasanga Ri Kajang

“Ammatoa! Ammatoa!” Sebuah panggilan cukup keras terdengar di luar rumah Ammatoa Romana. Serentak penghuni rumah panggung itu memburu...

Putri Kejawen (#4)

Jogja Gulana Malam sudah mulai larut. Aku duduk bersimpuh di hadapan Ibu yang terus memandangiku dengan sorot mata sedih. Di sampingnya...

Jimat Pemikat

“Ini berbahaya, Niang! Apalagi Uniang sudah berumur,” ujar Naih khawatir. Tangannya yang sejak tadi melinting-linting daun enau berisi...