Memilih dan Mengembangkan Tema

mengembangkan-temaKemaren kan kita sudah tahu bagaimana cara mencari tema tulisan. Sekarang, dari sekian banyak tema itu bagaimana memilihnya? Yuk, berikut sedikit panduannya.

Memilih Tema

Setelah kita memiliki banyak alternatif tema yang akan ditulis, langkah berikutnya adalah memilih tema mana yang paling menarik untuk ditulis. Setidaknya ada 4 Kriteria untuk itu:

1.Baru

“Ah basi!” Komentar itu sering kita dengar dari orang yang baru selesai membaca sebuah cerita Hal ini karena ternyata banyak sekali cerita-cerita yang ‘itu-itu aja’. Contohnya : seorang begajulan, terlibat konflik, ikut ngaji, dapat hidayah trus tobat. Cerita ini sudah tidak menarik. Karena itu seorang penulis perlu melihat sesuatu dengan kacamata yang berbeda hingga sesuatu yang biasa menjadi suatu hal yang baru.

2.Aneh atau unik

Sesuatu yang aneh atau unik juga merupakan sebab cerita itu menjadi menarik. Sebab segala hal yang aneh atau unik selalu menjadi pusat perhatian orang banyak.

3.Populer atau dekat dengan keseharian

Seorang pembaca cenderung untuk membaca bacaan yang berkaitan dengan dirinya atau setidaknya memiliki ikatan emosional dengan dirinya. Contohnya ketika kita dihadapkan dengan dua buah berita pembunuhan, maka kita cenderung untuk membaca berita yang terjadi di daerah kita. Hal ini mungkin yang menjadi penyebab redaksi memilih cerita yang berkaitan dengan moment-moment tertentu. Misalnya moment Lebaran, Hari Ibu dan sebagainya.

4.Luar Biasa

Cerita-cerita yang berbeda dengan biasanya juga merupakan daya tarik tersendiri. Unsur tragis, dahsyat yang merupakan indikasi dari kejadian luar biasa pasti selalu menarik untuk disimak dan menimbulkan rasa penasaran.

Bagaimana Mengembangankan Tema?

Berikutnya kita kembangkan tema yang akan kita tuliskan menjadi tulisan yang baik. Ada dua cara untuk mengembangkan tema menjadi tulisan yang baik.

1.Menggunakan peta pikiran

Yaitu dengan menuliskan pokok-pokok pikiran pada selembar kertas yang kita tempelkan di dinding.

2.Menggunakan gaya penulisan bebas dan spontan

Kita bisa menulis apapun yang terlintas di kepala, langsung di komputer atau di atas kertas. Biarkan emosi dan pikiran anda bekerjasama untuk menyelesaikannya. Biasanya dalam kondisi ini emosi lebih dominan. Hingga tulisan jadi kurang terkontrol. Tapi jangan khawatir, hasil tulisan yang kurang di sana-sini itu bisa kok kita edit lagi setelah semua yang ada di kepala tertumpahkan.

Nah, silakan dicoba cara memilih dan mengembangkan tema yang sesuai dengan seleramu:-)

Baca juga: Bagaimana tips menulis yang simpel

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik sebagai penulis bermuatan lokal dan aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di Blogger Muslimah, saat ini masih aktif sebagai Manager Marketing dan Komunikasi di Asia Wisata, juga relawan di program Wonderful Indonesia.


2 thoughts on “Memilih dan Mengembangkan Tema

  1. Nur Terbit

    Pelajaran menarik bagi yang ingin jadi penulis cerita, termasuk saya yang sering kesulitan mengembangkan tema. Atau malah terlalu luas mengembangkan cerita hingga pusing sendiri untuk mengakhiri ceritanya hehehe……….

    Salam sukses
    Ditunggu artikel berikutnya….

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *