Menikmati Wisata Halal Eropa Timur Bersama Cheria Holiday

(Logo Wisata Halal Indonesia)

Sebagai seorang volunteer (relawan) yang sejak 2016 bergabung dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) saya aktif membantu sosialisasi wisata halal yang merupakan bagian dari program Kemenpar. Saya sangat excited jika bicara tentang wisata halal yang digaungkan bersama teman-teman GenPi dari berbagai daerah untuk mempopulerkan istilah Halal Tourism Indonesia atau Wisata Halal Indonesia untuk bisa memenangkan World Halal Tourism Award 2016 (WHTA 2016). Himbauan kita kepada masyarakat untuk melakukan vote dilakukan sepanjang ajang berlangsung. Alhamdulillah tanggal 7 Dsember 2016 Indonesia meraih kemenangan membanggakan dalam ajang bergengsi tersebut. Tak tanggung-tanggung, Indonesia memenangkan 12 kategori sekaligus, mengalahkan Malaysia, Jepang dan negara-negara Asia serta Timur Tengah yang juga ikut dalam ajang ini.

Menggembirakan karena ternyata program ini mendapat sambutan yang bagus dari beberapa daerah. Sebut saja Lombok, Sumatera Barat, Aceh dan daerah lain. Di Lombok terbukti jumlah wisatawan meningkat tajam sejak wisata halal diterapkan dan didukung oleh pemda setempat, tepatnya sejak Lombok terpilih sebagai destinasi wisata halal dunia tahun 2015. Tahun 2016 menyusul Sumatera Barat dan Aceh memproklamirkan diri sebagai destinasi wisata halal dunia. Ini tak lepas dari kemenangan Indonesia dalam ajang World Halal Tourism Award 2016 di atas. Dukungan pemerintah daerah pun cukup serius dalam hal ini, begitupun para pelaku wisata seperti pengusaha travel, hotel, restoran dan transportasi.

Ini bukti Wisata Halal tak kalah marketable: Lombok Sebagai Destinasi Wisata Halal Indonesia

Lalu apakah pengertian wisata halal itu sendiri?

Sebenarnya yang umum dikenal selama ini adalah wisata syariah atau wisata religi dengan pengertian berwisata ke lokasi-lokasi religius seperti makam-makam Walisongo dan tempat bersejarah Islam seperti yang selama ini banyak dilakukan orang. Jika wisata religi lebih mengedepankan aspek lokasi, objek dan sejarah tempat wisata, maka wisata halal lebih mengedepankan aspek pelaku atau wisatawannya.

Nah, istilah wisata halal yang kemudian muncul inipun mendunia. Wisata halal ini memiliki cakupan yang lebih luas lagi. Tak hanya soal berkunjung ke lokasi religius, namun juga ke lokasi-lokasi umum dengan tetap menjaga adab sebagai Muslim dan memberikan fasilitas serta kemudahan bagi para wisatawan Muslim. Ini familiar dikenal dengan istilah Muslim Friendly Tourism.

Akademisi M. Battour dan M. Nazari Ismail mendefinisikan wisata halal sebagai berikut:

Semua objek atau tindakan yang diperbolehkan menurut ajaran Islam untuk digunakan atau dilibati oleh orang Muslim dalam industri pariwisata. Definisi ini memandang hukum Islam (syariah) sebagai dasar dalam penyediaan produk dan jasa wisata bagi konsumen (dalam hal ini adalah Muslim), seperti hotel halal, resort halal, restoran halal dan perjalanan halal. Menurut definisi ini, lokasi kegiatan tidak terbatas di negara-negara Muslim semata. Juga mencakup barang dan jasa wisata yang dirancang untuk wisatawan Muslim di negara Muslim dan negara non-Muslim. Selain itu, definisi ini memandang bahwa tujuan perjalanan tidak harus bersifat keagamaan. Jadi perjalanan bisa dengan motivasi wisata umum.

Ada 6 kebutuhan pokok wisatawan Muslim yang diidentifikasi dalam studi Crescent Rating di 130 negara yaitu:

(Ilustrasi: Tinta Perak)

Kemudian berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) yang menjadi acuan standar wisata halal di dunia, bisa dirincikan kurang lebih sebagai berikut:

Tiga kelompok kriteria wisata halal yang diulas adalah:
1. Destinasi Ramah Keluarga.
2. Layanan dan Fasilitas di Destinasi yang Ramah Muslim.
3. Kesadaran Halal dan Pemasaran Destinasi.

Dari 3 kriteria di atas, kemudian diturunkan ke dalam 11 indikator seperti yang ada dalam infografis di bawah ini:

(Ilustrasi: Tinta Perak)

Untuk memenuhi 11 indikator tersebut, sebuah destinasi wisata halal harus memiliki komitmen di tingkat pemangku kepentingan dan masyarakat, dalam hal ini adalah pemerintah. Kemudian lokasi yang bisa dimasuki oleh seluruh anggota keluarga, ayah-ibu dan anak. Lalu segi keamanan umum oleh kepolisian, satpam dan jajarannya. Sementara untuk jumlah kedatangan wisatawan Muslim sendiri bisa melihat data dari data Kemenpar, Parekraf, Imigrasi dan Bandara.

Yang tak kalah penting adalah pilihan makanan dan jaminan halal yang menjadi komitmen restoran dan penyedia makanan lainnya. Juga akses ke rumah ibadah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihannya. Selanjutnya fasilitas di bandara yang dilengkapi dengan tempat ibadah yang layak. Kemudian pilihan akomodasi seperti transportasi dan hotel yang sesuai dengan wisatawan Muslim tentunya. Misalnya tersedianya perlengkapan ibadah serta penujuk arah kiblat di kamar hotel serta toilet yang menggunakan air.

Kemudahan komunikasi dengan menyediakan jasa translator Arab untuk wisatawan Timur Tengah, serta bahasa lainnya dari Asia, Eropa dll. Ditambah lagi dengan jangkauan dan kesadaran kebutuhan wisatawan Muslim oleh masyarakat setempat, konektivitas transportasi udara oleh maskapai dan persyaratan visa oleh bagian keimigrasian.

Bagian tak terpisahkan lainnya dari wisata halal ini adalah para pemandu wisata yang juga harus menyesuaikan diri dengan para wisatawan Muslim. Misalnya dengan menjaga adab berkomunikasi, menggunakan pakaian yang sopan sesuai standar Muslim serta tak lupa mengingatkan waktu beribadah tepat waktu kepada para wisatawan.

Silakan intip di sini laporan satu setengah tahun yang lalu terkait kegiatan Wisata Halal: Wisata Halal Indonesia

Nah, kurang lebih inilah gambaran persiapan untuk menuju Tour Wisata Halal di Indonesia. Lalu bagaimana jika kita yang melakukan perjalanan ke luar negeri? Sebagai Muslim tentu kita juga berharap mendapatkan semua layanan dan fasilitas seperti di atas. Sementara kita tak tahu apakah di luar negeri sana orang akan peduli dengan makanan halal yang kita butuhkan, atau dengan fasilitas ibadah yang memadai. Semua ini akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri tentunya. Waktu ngetrip keliling 4 provinsi di Malaysia bulan April kemarin, masalah makanan halal dan tempat ibadah bukanlah masalah karena masih negara mayoritas Muslim. Nah, kalau ke negara mayoritas non Muslim gimana dong? Apa solusi untuk kegalauan ini?

Cheria Halal Holiday Sebagai Solusi Wisata Halal

(Logo Cheria Halal Holiday)

Ya, kita tak perlu mengkhawatirkan lagi semua itu karena bersama Cheria Halal Holiday perjalanan kita sebagai Muslim akan terjamin insya Allah. Cheria merupakan brand perusahaan Tour & Travel yang sudah sangat berpengalaman dalam program wisata halal di bawah naungan Cheriagroup. Cheria Halal Holiday disematkan sebagai label program wisata halal dari Cheria Holiday. Jadi brand Cheria ini bukan nama asing lagi di jajaran biro perjalanan wisata, terutama untuk wisata halal.

Bapak Cheriatna sebagai pendiri perusahaan Cheriagroup, merupakan founder dari Halal Tour Konsorsium (HTK) yang menaungi banyak perusahaan sejenis untuk kerjasama pemberangkatan wisatawan dan edukasi wisata halal. Beliau aktif di berbagai seminar, temu bisnis, training dan sebagainya. Sementara istri beliau, Ibu Farida Ningsih menjabat sebagai Komisaris di Cheria Holiday ini. Bapak Cheriatna juga menulis sebuah buku dengan judul Laris Manis Bisnis Wisata Halal serta menjadi Sekjen Asosiasi Travel Halal Indonesia.

Cheria Holiday berdiri tahun 2012, hadir untuk memenuhi salah satu kebutuhan umat Islam dalam melakukan perjalanan baik yang bersifat ibadah maupun wisata, yaitu menjaga keperluan wisatawan atau peziarah Muslim akan pentingnya menu halal dan terjaganya ibadah mereka di tempat kunjungan wisata walau ke negeri non Muslim sekalipun. Dengan pelayanan yang profesional dan harga bersaing, Cheria Holiday telah memberi manfaat pada ribuan wisatawan atau peziarah yang ikut dalam perjalanan bersama Cheria Holiday. Membentuk branding sebagai Travel Wisata Halal membuat Cheria Holiday semakin dikenal di dunia travel sebagai salah satu pelopor wisata halal yang sering mengadakan program edukasi untuk travel lain.

Jenis-jenis Layanan Cheria Holiday

Ada beragam jasa dan layanan yang disediakan oleh Cheria Holiday untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Berikut adalah di antaranya:

VIP Tour – Free Independent Travellers – Seat in Coach Tour – Konsorsium Tour – International Tours – Domestic Tours – Free Ticket Delivery – Reservasi Tiket Internasional & Domestik – Reservasi Hotel – Conferention & Mice – Special Interest Group – Cruises – Incentive Tours – Outbond Tours – Umrah & Haji Plus.

(Tim yang selalu ceria dalam melayani customer)

3 Unsur Pelayanan Cheria Holiday

Pengalaman

Cheria Holiday telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menjalankan bisnis tour halal, memiliki sumber daya manusia dan skill yang tekun melakukan perjalanan bisnis dan inspeksi mendalam terhadap produk, melakukan renovasi dan inovasi untuk bisa berada di atas dan mampu bersaing dengan perusahaan lain yang sejenis.

Pelayanan

Cheria Holiday mengutamakan kepuasan pelanggan dalam pelayanannya. Konsultan dan customer service Cheria Holiday melayani dengan ramah, cepat dan tuntas untuk setiap kebutuhan pelanggan sehingga hasilnya terjadilah repeat order dan informasi dari mulut ke mulut sebagai bentuk rekomendasi mereka terhadap pelayanan Cheria Holiday.

Nilai

Cheria Holiday memahami bahwa hal mendasar dalam sebuah bisnis jasa adalah ‘mengerti bagaimana’ kebutuhan dan keinginan pelanggan. Inilah nilai plus dari sebuah perusahaan jasa. Mengerti juga bagaimana menyusun harga yang kompetitif sekaligus mampu meraih peluang maksimal untuk semua pilihan dan fleksibilitas.

Dengan menerapkan ketiga unsur di atas, maka setidaknya inilah 4 keunggulan yang diraih Cheria Holiday hingga bisa menjadi perusahaan travel kepercayaan:

  1. Cheria telah menjadi leader dalam industri tour halal Indonesia dan menjadi tempat belajar bagi travel lain dengan aktif memberikan training untuk mempopulerkan wisata halal Indonesia.
  2. Memiliki produk tour halal terlengkap baik domestik maupun internasional.
  3. Memiliki website dengan 5 juta lebih pageview dan 3.000 pageview perhari menjadikan halal tour populer di kalangan netizen.
  4. Pertama dan satu-satunya yang memiliki aplikasi tour halal berbasis website dan mobile phone.

Selain banyaknya testimoni positif atas pelayanan Cheria Holiday, baru-baru ini Cheria Holiday berhasil meraih International Award 2018 untuk Program Wisata Muslim China yang diterima oleh Ibu Farida Ningsih sebagai komisaris Cheria, bertempat di Hotel Santika Premiere Jakarta. Sebelumnya di tahun 2016 Cheria Holiday juga telah meraih penghargaan untuk dua kategori, pertama sebagai Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik, kedua untuk Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. Semoga ini memberi semangat baru di tahun 2018 dan semakin memajukan wisata halal dunia.

Cheria Holiday tak hanya melayani para wisatawan tapi juga jamaah Umrah dan Haji Plus yang ingin beribadah ke tanah suci, melayani pemesanan Tiket, Hotel, Visa dan kebutuhan perjalanan lainnya baik untuk kebutuhan personal, perusahaan atau grup. Untuk tiket sendiri, Cheria Holiday sudah resmi menjadi Agen IATA (International Air Transport Association) sebuah asosiasi resmi untuk angkutan udara Internasional, dan juga ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies) sebuah asosiasi untuk perusahaan perjalanan wisata di Indonesia.

Khusus untuk layanan Haji Plus dan Umroh, Cheria Holiday adalah agen resmi Madinah Iman Wisata Cabang Jakarta dengan Izin Resmi Depag No. 118/2015 dan D/70/2015. Yang tak kalah penting adalah izin BPW (Biro Perjalanan Wisata) yang wajib dimiliki oleh setiap perusahaan Tour & Travel. Ingat, izin resmi ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan perjalanan kita. Alhamdulillah semua itu sudah dikantongi oleh Cheria Holiday.

Keseruan Dalam Wisata Halal

Apakah dengan label ‘wisata halal’ lalu acara jalan-jalan jadi kaku dan gak seru? Tentu tidak. Kamu bisa saksikan dalam galeri berikut ini keseruan para wisatawan yang berangkat bersama Cheria Halal Holiday ke berbagai negara di dunia. Foto-foto ini diambil dari media sosial Cheria Holiday.

Kemitraan

Nah ini salah satu yang menarik. Siapa saja yang ingin menjalankan bisnis Tour & Travel bisa bergabung dengan Cheria Holiday, baik sebagai personal maupun perusahaan. Tentu banyak keuntungan yang ditawarkan jika bergabung jadi mitra Cheria Holiday, salah satunya kamu akan ditraining bagaimana cara menjalankan bisnis Tour & Travel ini. Kamu juga bisa memiliki gerai travel cantik seperti milik Cheria Holiday. Untuk lebih lengkapnya bisa datang langsung ke kantor Cheria Holiday di bawah ini, bisa juga ngobrol langsung di livechat websitenya, www.cheria-travel.com.

 

 

Destinasi Impian Saya Bersama Cheria Holiday

Jika dilihat jenis-jenis paket wisata di Cheria Halal Holiday, terlihat sangat lengkap dan beragam. Ada dua pilihan paket yang menarik di sini yaitu Paket Tour Halal Eropa Timur dan Paket Tour Halal Eropa Barat. Keduanya sama-sama keren, namun jika harus memilih maka saya memilih Paket Tour Halal Eropa Timur sebagai destinasi impian saya. Tentu seru dan nyaman bisa menikmati wisata halal Eropa Timur bersama Cheria Holiday. Kenapa saya memilih ini? Karena destinasi-destinasinya sangat klasik, unik dan cantik menurut saya. Mengundang rasa ingin tahu, serta sangat sebanding biayanya dengan apa yang kita dapatkan.

Sebagai penulis novel dan cerpen, yang terbayang oleh saya adalah menulis sebuah novel dengan setting Eropa Timur. Tentu menyenangkan sekali menulisnya jika saya sudah menapaki bumi Eropa Timur, menciptakan setting tentu semakin mudah dan menyatu dengan alur cerita. Lebih seru lagi kalau nama tokohnya Cherry, dan judul novelnya ‘Mencari Pasangan Halal Untuk Cherry’ hehehe. Oke, menghayalnya nanti saja, sekarang yuk kita intip itenerary lengkap untuk Paket Tour Halal Eropa Timur berikut ini.

Itenerary Lengkap Paket Tour Halal Eropa Timur:

HARI 1: PERSIAPAN JAKARTA –VIENNA (MOB)

Persiapan keberangkatan dari Jakarta menuju Vienna (Wina) yang memakan waktu sekitar 15 sampai 16 jam. Peserta tour bertemu di tempat dan waktu yang telah ditentukan. Check in dan drop bagasi dibantu oleh Tim Cheria di terminal Bandara Soekarno Hatta. Semua sudah harus berkumpul 3 jam sebelum keberangkatan dan selanjutnya bisa istirahat di pesawat karena perjalanan cukup lama.

Oya untuk perjalanan ke Eropa Timur yang cukup dingin ini peserta tour atau wisatawan disarankan untuk membawa jaket tebal penahan dingin, kaus kaki dan sarung tangan. Longjohn atau thermal (pakaian dalaman yang panjang) dan juga pelembab bibir dan kulit. Membawa makanan seperti mie instan, rendang suwir, sambal, camilan, abon dan lainnya sebagai penambah selera makan atau rasa, untuk berjaga dari rasa masakan Eropa yang mungkin kurang cocok di lidah Indonesia kita. Membawa uang Euro sebagai mata uang di Eropa.

HARI 2: VIENNA – BRATISLAVA

Selamat datang di kota Vienna! Setelah pengurusan imigrasi dan barang-barang bawaan, kita akan langsung city tour di Vienna, di antaranya mengunjungi Ringstrasse, State Opera House dan Hofburg Palace, istana musim dingin dari keluarga kerajaan Austria. Dilanjutkan menuju kota Bratislava untuk transfer hotel.

Vienna atau Wina terkenal sebagai kota musik dengan arsitektur yang terlihat klasik karena banyak museum dan istana megah yang masih diabadikan hingga saat ini. Dikenal sebagai kota kelahiran para musisi, Vienna menjadi kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Mozart dan Beethoven menjadikan kota ini sebagai kota mereka meniti karir. Vienna sebagai ibukota Austria memang layak dikunjungi.

Austria cenderung tidak mempermasalahkan status Muslim di negara mereka karena di masa lalu Austria memiliki hubungan yang dekat dengan Islam Balkan. Bisa dibilang Islam relatif tidak ada masalah di Austria dibandingkan dengan negara Eropa lain. Undang-undang tahun 1867 menjamin kebebasan bagi semua agama di kerajaan Austria-Hongaria. Hal ini memudahkan Muslim membangun rumah ibadah dan menjalankan ibadah. Masjid pertama dibangun di Wina pada tahun 1887 dengan bantuan pemerintah. Secara keseluruhan, ada 150 tempat ibadah di Austria dan 60 Masjid di Wina. Yang menonjol adalah pembangunan masjid sekaligus pusat kebudayaan di Pelzgasse, Wina, yang didukung oleh Turki.

Sebuah pemakaman Islam juga sudah dibuka di Wina dengan luas 34 ribu kilometer persegi. Di lembaga pemerintahan dan lembaga pendidikan, agama Islam diakui di bawah hukum publik sejak tahun 1979. Ratusan guru bisa memberikan pendidikan agama Islam di sekolah umum sesuai dengan kurikulum nasional yang disetujui. Bahkan Islamic Center pertama dibangun tahun 1968 dan tahun 1912 terbentuklah organisasi Komunitas Iman Islam Austria (Islamische Glaubensgemeinschaft in Osterreich yang disingkat IGGIO) yang menjalin hubungan baik dengan negara.

HARI 3: BRATISLAVA – BUDAPEST

Setelah sarapan pagi dan check out hotel maka peserta tour melanjutkan city tour di kota Bratislava. Bangunan yang penting di Bratislava adalah Old Town Square (Hlavne Namestie), katedral St Martin’s, menara Old Town Square, stasiun kereta utama dan Slovak National Theatre. Photostop di Bratislava Castle. Perjalanan dilanjutkan ke kota Budhapest untuk transfer hotel.

Berbeda dengan Vienna (Wina), di Bratislava kondisi Muslim agak memprihatinkan. Nyaris tak ditemukan masjid di kota ini selain sebuah bangunan mirip rumah yang terletak antara bar dan restoran, dengan sebuah ruangan mirip kelas yang dijadikan tempat shalat Jumat dan berkumpul Muslim di sana. Slowakia sebagai negara beribukota Bratislava ini masih belum memiliki masjid karena Islam belum diakui sebagai agama resmi di sana. Syarat diakui minimal jumlah pemeluknya 20 ribu orang, sementara pemeluk Islam di sana hanya 5 ribuan orang. Kita doakan saja, semoga kelak Islam diakui dan menjadi agama damai yang mencerahkan di Slowakia.

HARI 4: BUDAPEST

Pagi hari, kita akan city tour kota Budapest ibukota negara Hungaria, berkeliling mengunjungi Fishermans Bastion, Mathias Church, melewati Hero Square, Parliament house, Danuve River, Citadel Hill dan Royal Palace. Menikmati waktu bebas untuk shopping di sepanjang Vaci Utca Shopping Street. Shalat jama’ qashar Zuhur dan Ashar akan dilaksanakan di Islamic Center Budapest.

Di Hungaria, masjid disebut dengan gereja. Hukum yang berlaku sejak 1900 di negara ini adalah tempat ibadah bagi agama apapun, akan disebut dengan gereja. Misalnya Gereja Lingkungan Paradoks Islam yang dikelola oleh Magyarorszagi Muszlimok Egyhaza (MME) sebuah organisasi Islam terbesar di Hungaria yang berdiri tahun 1987. Organisasi ini juga mengelola sekolah Islam yang mereka beri nama Nur School.

Ada dua gereja Islam yang tercatat di negara ini. Namun sebenarnya total tempat ibadah yang bisa digunakan untuk kaum Muslim ada empat buah di seluruh wilayah Hungaria. Pemimpin organisasi Muslim Hungaria, Szultan Sulok, berkantor di salah satu masjid ini. Pemimpin organisasi ini berbeda dengan dua ulama besar sebagai pemimpin agama yang mereka angkat pada tahun 2013 secara terbuka yaitu Herzegovina dan Husein Kavazovi. Kedua ulama ini juga menjadi pemimpin Muslim di Bosnia.

Dulu, Islam bahkan hampir tak punya suara di wilayah yang dijadikan negara komunis ini. Masih ingat tragedi perang berbau agama antara Serbia dan Bosnia tahun 1990-an? Ujungnya, tahun 2011 Hungaria hanya mengakui 14 kelompok agama, dan Islam tidak termasuk di dalamnya. Untunglah pada tahun 2012, parlemen Hungaria merevisi undang-undang yang kontroversial tersebut. Organisasi keagamaan diperintahkan untuk memperluas daftar dan saat itulah Dewan Islam Hungaria mulai diakui secara resmi.

Sejak itu perkembangan Islam di Hungaria terus berjalan. Kemudian parlemen juga memberi izin bagi umat Muslim untuk membangun Islamic Center yang di dalamnya akan dilengkapi dengan perpustakaan dengan ribuan buku. Semoga ke depan masyarakat di Hungaria semakin mengenal Islam sebagai agama yang damai dan tidak seburuk apa yang mereka pikirkan selama ini.

HARI 5: BUDAPEST – SALZBURG

Pagi hari check out hotel, kita melanjutkan perjalanan menuju kota Salzburg. Menikmati keindahan sepanjang jalan menuju kota Salzburg. Shalat jama’ qashar Zuhur dan Ashar akan diatur oleh tour leader. Bisa di Salzburg Islamic Center atau tempat lain.  Di kota ini cukup banyak pemeluk Islam yang menetap di Salzburg, mereka datang dari Bosnia, Turki, Albania, Tunisia dan negara Islam lainnya. Terdapat sekitar 12 masjid dan Islamic Center di sekitar Salzburg, sebuah angka yang cukup banyak bagi sebuah kota di Eropa di mana Salzburg merupakan kota keempat terbesar di Austria. Kerajaan Austria sepertinya lebih bersikap terbuka terhadap Islam. Alhamdulillah.

HARI 6: SALZBURG – HALLSTATT

Setelah makan pagi, kita akan mengunjungi Mozart’s Birth Place atau kediaman masa kecil Amadeus Mozart, komposer jenius, hingga bakatnya ditemukan di usia sangat muda. Juga ke Mirabell Garden, yang merupakan tempat shooting film Sounds of Music. Setelah makan siang, menuju ke kota Hallstatt untuk menikmati pemandangan sore hari di kota ini. Kota Hallstatt dikenal sebagai ‘Mutiara dari Austria’ karena pemandangannya yang indah serta statusnya sebagai ‘Penjaga Danau Hallstattersee’ dengan pegunungan yang menawan di sekitarnya. Kota Hallstatt juga dikenal sebagai tambang garam pertama di dunia dengan gua-gua garam yang menakjubkan, juga gua-gua esnya yang sangat menarik. Setelah berkeliling kota, kita akan menuju ke hotel untuk beristirahat.

HARI 7: HALLSTATT – CESKY KRUMLOV – PRAHA

Setelah sarapan pagi, kita akan menuju kota Cesky Krumlov untuk menyusuri Cesky Castle yang indah dengan old town-nya. Cesky Krumlov adalah contoh kota Eropa abad pertengahan karena model bangunannya yang menunjukkan bentuk bangunan abad 13 dan 14 dengan ornamen bergaya gothic, renaissance dan baroque. Ada sungai Vitava yang membelah kota cantik ini.

Setelah makan siang, kita akan menuju kota Praha atau dikenal juga dengan nama Prague, ibukota Ceko. Tiba di Praha half day tour kota Praha dan setelah itu menuju hotel untuk istirahat.

HARI 8: PRAHA – JAKARTA

City tour di kota Praha yang sangat indah, terdiri dari Hradcany Castle yang sudah berusia lebih dari 1000 tahun, St. Vitus Cathedral, Old Town Square yang penuh dengan toko-toko souvenir dan kafe yang menjual makanan ringan khas kota Praha, Charles Bridge yang merupakan jembatan paling romantis dengan pemandangan kedua sisi kota Praha yang menawan, serta Astronomical Clock yaitu jam unik yang sangat terkenal di seluruh Eropa dan dunia.

Selanjutnya bisa belanja di butik-butik yang menjual berbagai merek ternama di Parizska Street. Kita akan diajak menuju bukit Petrin yaitu salah satu bukit tertinggi di kota Praha. Selanjutnya kita akan menuju bandara untuk kembali ke Indonesia.

HARI 9: JAKARTA

Kita kembali ke tanah air dengan sejuta kesan tentunya yang dibawa dari bumi Allah yang lain, yaitu Eropa Timur. Perlu dipahami, bahwa perjalanan bagi seorang Muslim hendaklah memberi tiga manfaat yaitu mendidik hati agar lebih dekat pada Allah, menajamkan akal pikiran untuk memikirkan setiap ciptaan Allah, dan menguatkan fisik untuk berjuang di jalan Allah. Insya Allah setiap perjalanan akan semakin mendekatkan kita pada Sang Pencipta, tidak menjadi perjalanan yang hanya membuang tenaga, uang dan waktu dengan imbalan kesenangan semu belaka. Karena itulah wisata halal perlu kita dukung dan gaungkan lebih luas lagi agar setiap Muslim menyadari pentingnya menjaga syariat di manapun mereka berada.

Selamat menikmati wisata halal Eropa Timur bersama Cheria Holiday!

(Sumber foto dan ilustrasi dalam artikel ini diambil dari Media Sosial Cheria Holiday, Pixabay, Kemenpar dan koleksi pribadi)

 

 

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di komunitas Blogger Muslimah Indonesia, saat ini juga jadi Tour Planner di program Muslimah Trip, dan masih aktif sebagai relawan GenPi bentukan Kemenpar untuk Halal Tourism Indonesia.


45 thoughts on “Menikmati Wisata Halal Eropa Timur Bersama Cheria Holiday

  1. Leila

    Wah, jadi praktis dan mudah ini ya kalau sudah paketan begini…. Senang ada paket wisata halal supaya jalan-jalan bisa tetap dilaksanakan, soal kehalalan pun sudah dipilihkan.

    Reply
  2. Dunia Mualaf

    Semoga wisata halal Indonesia juga makin berkembang dan menjadi tujuan wisatwan asing utk lebih mengenal budaya kita.

    Reply
  3. Nisa NN

    Jadi pengen jalan jalan ke Eropa baca artikel ini, salut untuk Cheria Holiday. ada gak ya paketnya yang gak sampai 9 hari? misalnya 4 atau 5 hari aja? gak bisa cuti lama-lama soalnya.

    Reply
    1. Novia Syahidah Post author

      Mungkin untuk detailnya bisa ditanya langsung ke Cheria, karena itu termasuk paket request, jika syarat dan ketentuan bisa dipenuhi tentu tidak ada masalah.

      Reply
  4. Wasini

    Eh ada ya Paket wisata halal ke Eropa? Enak juga ya…mikir Saya keluar negri ITU ribet makannya, susah nyari halalnya.

    Reply
  5. Asti

    Wahh..keren bgt y ada travel yg mnyediakan wisata halal u/dalam&luar negeri..jd ga usah khawatir dgn makanan&tmpt ibadah lg..mdh2an kedepannya..dimakassar jg ada paket destinasi wisata halal ya mom..jd bisa sekalian nemenin abang mudik..bisa skalian travelling..😃

    Reply
  6. Bunda Yusuf

    Alhamdulillah ada paket wisata halal dalam dan luar negeri sekarang ya, jadi nggak perlu khawatir lg mau makan di mana, shalat dimana.
    Terutama untuk yg wisata halal dalam negeri nya jg keren sekali, artinya memang jadi tuan rumah di negeri sendiri, nggak seperti yg selama ini terjadi yaaa…

    Reply
  7. Fadhilah

    Alhamdulillah..bersyukur ada paket halal begini.. tak ada yg perlu di khawatirkan lgi saat berlibur..semoga suatu hri bisa bergabung liburan ke Eropa..

    Reply
  8. susi saiful

    Duh..senang bacanya bun,liburan mkn aman dan comfort ya kita yg muslim.Thumbs up deh buat cheria Holiday.Tapi….kpn ya bisa kesana?😕kudu nabung dulu nih,kl waktux udh pas..tinggal cusss!!

    Reply
  9. Ratih Sophie Azizah

    Sering denger tentang wisata halal tapi baru sekarang baca penjelasannya secara rinci dan paham dengan pengertian wisata halal itu sendiri…kereeeen bahkan saat berwisata dan rekreasi tetap mengedepankan syariah islam, sehingga kita tidak hanya memikirkan kesenangan semata tapi juga tetap menjaga adab, sikap dan tidak mengesampingkan amalan-amalan yang sudah menjadi kewajiban kita sebagai orang muslim.

    Reply
  10. Dian Restu Agustina

    Budapest..Praha..Ah, ngitung tabungan saya..hahaha
    Masya Allah itinerarynya begitu menggodaaa

    Dan sepertinya kalau via Cheria bakal lebih nyaman ya..semua sudah diatur dan kita tinggal duduk manis saja 🙂

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *