MozTrip Keliling Minangkabau, Ngetrip Hemat dan Heboh

Sungguh perjalanan yang berkesan selama 4 hari 3 malam bersama tim MozTrip tanggal 7-10 September kemarin.¬†Perjalanan yang sudah direncanakan dua bulan sebelumnya itu memang sangat kami tunggu-tunggu. Sumatera Barat yang terkenal dengan alamnya yang mempesona seakan memanggil kami untuk datang ke sana, jiaaahhh…

Hari Pertama Trip Minangkabau

Saya yang memang terlahir di Sumatera Barat saja begitu ingin berkeliling karena saya sendiri belum menginjak seluruh wilayah Sumatera Barat. Berangkat dari Jakarta bersama 7 orang tim MozTrip dengan penerbangan pukul 10.00 pagi, siang kami sudah sampai di Bandara Internasional Minangkabau. Karena hari Jumat, maka kami mampir dulu ke masjid yang dekat bandara sebab supir yang akan mengantar kami perlu shalat Jumat dulu dong.

Hari pertama sampai di Kota Padang itu kami mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat yang fenomenal dengan desain uniknya yang jika dilihat dari samping terlihat seperti gonjong dan dari atas terlihat seperti bentangan kain dengan empat sudut yang ternyata ada filosofinya.

 

Dari Masjid Raya kami melanjutkan perjalanan menuju pantai Air Manis atau pantai Malin Kundang, kisah legenda anak durhaka. Di pantai ini kami tak terlalu lama karena keburu gerimis dan berhubung hari sudah sore juga maka kami melanjutkan perjalanan menuju Kota Payakumbuh dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. Ternyata Padang – Payakumbuh sekarang mulai dijangkiti macet sehingga perjalanan yang waktu kuliah dulu saya tempuh hanya sekita 3 jam-an itu kini menjadi 5 jam.

Di Payakumbuh kami menginap di sebuah wisma yang letaknya tidak jauh dari pusat kota sehingga bisa menikmati kuliner malamnya yang enak. Wisma Flamboyan yang berada tepat di Simpang Benteng Kota Payakumbuh ini cukup murah dan nyaman. Kelihatan bersahaja namun sarapan paginya uenak tenan, lontong sayur Padang yang sudah lama saya rindukan.

Hari Kedua Trip Minangkabau

Di hari kedua ini kami mengunjungi Jembatan Kelok Sembilan yang terletak di perbatasan Sumbar – Riau. Pagi sekitar jam 10 kami sudah bersantai di sana menikmati Sate Malin yang kami bawa dari Payakumbuh. Berfoto dengan latar belakang jembatan megah ini rasanya memang sesuatu banget. Kami beranjak dari sana ketika gerimis kembali menyapa.

Tujuan berikutnya adalah Lembah Harau yang terletak di Kecamatan Harau. Lembah yang terkenal dengan tebing terjal ini memang luar biasa. Saya ingat pertama kali ke tempat ini saat SD dulu, ketika mengikuti Jambore. Lembah dengan 7 air terjun ini memang indah. Sayang sekali kami ke tempat ini di penghujung musim kemarau sehingga air terjun tidak sederas biasanya.

Setelah puas berfoto dan shalat Zuhur jama’ Ashar, kami melanjutkan perjalanan menuju Istana Pagaruyung di Batusangkar. Inilah istnaa penuh sejarah dalam adat dan budaya Minangkabau. Saat saya dan Tim Moztrip sampai, pengunjung cukup ramai. Maklum, weekend. Di istana ini pengunjung bisa menyewa pakaian adat Minangkabau dengan harga cukup murah. Istana dengan dua rangkiang ini memang dijadikan cagar budaya Minangkabau.

Sore hari kami kembali ke Kota Payakumbuh untuk istirahat dan malamnya menyempatkan diri menikmati kuliner sebelum besoknya meninggalkan kota kelahiran saya ini.

Hari Ketiga Trip Keliling Minangkabau

Di hari ketiga trip ini saya dan Tim Moztrip mengunjungi sebuah danau yang sangat terkenal di SUmatera Barat yaitu Danau Maninjau. Danau yang juga dikenal sebagai lokasi kelahiran ulama besar Indonesia yaitu Buya Hamka. Sebelum menuju ke danau Maninjau, kami singgah dulu ke Puncak Lawang, sebuah bukit yang dari puncaknya kita bisa menikmati keindahan Danau Maninjau. Sumpah, tempat ini rasanya luar biasa. Indah banget.

Setelah puas kami melanjutkan berkunjung ke museum Buya Hamka, rumah kelahiran ulama besar Minangkabau tersebut. Barulah dari sana kami bertolak menuju Kota Padang untuk menginap di sana. Namun kami masih sempat belanja oleh-oleh di pinggir Danau Maninjau berupa ikan yang dikeringkan (ikan salai) dan makanan ringan.

Hari Keempat Trip Keliling Minangkabau

Nah hari terakhir di Ranah Minang ini saya bersama Tim Moztrip mengunjungi Pulau Pasumpahan yang lagi ngetop-ngetopnya sebagai destinasi trip pantai. Pulau dengan pasir bersih kekuningan dan air pantai yang kehijauan bening benar-benar membuat takjub. Rasanya pengen mandi berendam lama-lama. Pulau ini masih belum begitu ramai pengunjung sehingga kita masih bisa menikmati keindahan alamnya dengan lelulasa.

Sekitar pukul 15.00 WIB kami meninggalkan pulau dan kembali menuju Kota padang untuk bersiap menuju bandara. Karena jadwal kepulangan kami adalah malam hari, kami masih smepat mampir di sebuah masjid untuk mandi agar balik ke Jakarta badan sudah segar bugar. Nah, seru kan perjalanan empat hari Tim MozTrip keliling Minangkabau? Jika kamu tertarik bergabung, kamu bisa kunjungi website www.muslimahtrip.com atau kontak nomor WA 0812.8595.7722.

See you next trip!

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di komunitas Blogger Muslimah Indonesia, saat ini juga jadi Tour Planner di program Muslimah Trip, dan masih aktif sebagai relawan GenPi bentukan Kemenpar untuk Halal Tourism Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *