Pasar BKT Pengusir Bete

Bagi warga Jakarta Timur tentu sudah tidak asing lagi tempat bernama BKT ini. Singkatan dari Banjir Kanal Timur. Seharusnya Kanal Banjir Timur, tapi gak tau kenapa malah disingkat BKT hehe…

Nah, jalur jalan sepanjang BKT, terutama ruas dari TPU Kebon Nanas sampai Cipinang Indah ini merupakan ruas yang sore hari berubah jadi pasar dadakan. Dari sore pukul 16.00 sudah mulai terlihat geliatnya. Para pedagang menggelar dagangan di sepanjang jalan, mulai dari makanan sampai pakaian.

Menurut saya suasananya sangat enjoy untuk ngajak anak-anak jalan sore. Ada tempat main anak-anak juga soalnya, seperti kereta api listrik mainan, komedi putar dll.

Pakaian yang dijual juga macam-macam lho. Mulai dari underwear, baju muslim, baju anak, jaket dan baju santai. Makanan jangan ditanya, buanyak banget jenisnya. Sebut saja baso, ikan bakar, jagung bakar, kerang hijau, tutut, mie ayam, seblak, gulali, sampai makanan kesukaan saya, sop duren hehe…

Aneka minuman pun tersedia. Mulai dari air mineral, teh, kopi, jus, cendol, dawet item, sampai minuman shake pun ada.

Nah, dari semua tempat nongkrong yang ada, saya paling demen nyamperin penjual sop duren yang ini hehe…

20150816_190450

Sop Duren Naura

Campurannya bisa ketan, bisa roti, brownies dan keju.

Campurannya bisa ketan, bisa roti, brownies dan keju.

Nah, seporsi ini sudah cukup bikin anteng perut hehe...

Nah, seporsi ini sudah cukup bikin anteng perut hehe…

Biasanya saya ke BKT bareng suami sambil ngajak anak yang kecil. Nah kalau suami saya senengnya makan nasi uduk disana. Nasi uduk ini selalu rame tiap hari, menunya banyak dan sedap-sedap, mulai dari ayam goreng sampai semur jengkol.

Tempatnya lumayan luas.

Tempatnya lumayan luas.

Aneka menu yang bikin ngiler.

Aneka menu yang bikin ngiler.

 

Kalau penasaran silakan datang langsung ke BKT, kamu bakal betah mondar-mandir menelusurinya. Bisa makan sambil lesehan, atau melihat-lihat berbagai produk murah meriah dan lucu-lucu tentunya. Enjoy BKT 🙂

 

 

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di komunitas Blogger Muslimah Indonesia, saat ini juga jadi Tour Planner di program Muslimah Trip, dan masih aktif sebagai relawan GenPi bentukan Kemenpar untuk Halal Tourism Indonesia.


5 thoughts on “Pasar BKT Pengusir Bete

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *