Antara Salah Kostum dan Berat Badan

Memangnya apa hubungan antara salah kostum dan berat badan?

Ini hanya catatan ringan untuk para perempuan yang peduli penampilan. Ehm! Penampilan memang bukan segalanya, namun ketika penampilan terasa tidak pas rasanya seharian jadi uring-uringan dan mengganggu kenyamanan.

Ini pengalaman saya saat ke Bandung beberapa waktu lalu. Saya tidak melakukan ‘test drive’ (halah istilahnya) untuk kostum yang saya bawa. Maklum, itu kostum yang sejak saya beli belum pernah dipake, dicoba pun belum. Meski saya tidak begitu suka berdandan namun kata teman-teman saya sih, terutama yang sudah lama mengenal saya, sejak dulu saya termasuk perempuan berpenampilan baik. Ya minimal gak buruklah hehe…

Nah, kembali ke masalah kostum saya tadi. Ternyata setelah saya pakai di Bandung dan berdiri di depan cermin, o-lala! Saya merasa ada yang salah. Saya segemuk itu??? Saya pelototin cermin dengan rasa tak percaya. I am 60 kg but like 70 kg. Ohmaigad!

Salah Kostum

Tersenyum menatap bayangan di cermin. Senyum galau, hehe

Mau tau model baju yang membuat saya gak nyaman seharian itu?

Pertama roknya model over all dengan bahan lumayan tebal yang saya padukan dengan kaos manset di bagian dalamnya. Nah di bagian luarnya saya pakai atasan berbahan katun yang juga lumayan tebal dengan cutting semi kelelawar dan panjang lengan 5/8. Model yang sangat menunjang untuk menambah gendut penampilan. Ditambah pipi yang sedikit chubby (bah!) lengkaplah sudah.

Duh, saya pun galau. Ini acaranya mau foto-foto, kenapa pakai kostumnya yang begini? Mau ganti sudah gak bawa baju lain lagi. Ah sudahlah, kali ini abaikan penampilan!

Dan saat suami saya memosting salah satu foto kami hari itu di akun FB-nya, saya benar-benar terperangah melihat body kami berdua. Sama bulatnya! Rentetan komentar di postingan itu melulu mengomentari tubuh kami yang mempesona bulatnya. Kalau doi kan emang awet gendutnya, lah kalau saya kan gendutnya pas hamil doang (biasanya sih) hehe…

Pengen deh ikut komentar di postingan itu tapi apa daya, kami gak berteman di FB jadi gak bisa komentar. Lagi-lagi ya sudahlah…

Jadi pesan saya, berhati-hatilah memilih kostum jika gak mau terlihat aneh di mata sendiri. Sesuaikan dengan bentuk badan dan karakter kita. Jangan asal lihat orang cantik memakaianya lalu kita pun ikut-ikutan. Atau jangan trial and error kayak saya, beuh! Apapun itu, penampilan memang bukan segalanya karena yang terpenting itu adalah kecantikan hati alias inner beauty. Uhuk! Ini hanya cara saya menghibur diri sendiri 😀

Kepo liat saya saltum? Hiks…, dengan berat hati silakan lihat foto pembanding berikut ini. Foto yang berkostum cokelat itu adalah normalnya saya sehari-hari. Yang berkostum abu-abu itulah yang salah kostum alias saltum. Itupun masih cukup tertutupi oleh kursi, jadi gak keliatan melar banget.

novia-syahidah

Baca juga: Jadilah diri sendiri!

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik sebagai penulis bermuatan lokal dan aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita dengan judul Cinta Jemputlah Aku. Selain jadi Founder di Blogger Muslimah, saat ini masih aktif sebagai Manager Marketing dan Komunikasi di Asia Wisata, juga relawan di program Wonderful Indonesia.


One thought on “Antara Salah Kostum dan Berat Badan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *