Semen Padang, Menuju Industri Ramah Lingkungan

Apa sih yang terbayang dalam benak kamu ketika menyebut kata industri? Ya, panas, debu, polusi, pencemaran dan rusaknya lingkungan. Apalagi jika yang diproduksi adalah semen, semakin terbayang betapa kumalnya dunia ini. Tapi tunggu, sebelum bayangan itu semakin meruyak imajinasi, mungkin perlu kita intip dulu salah satu perusahaan semen terbesar dan tertua di Indonesia yaitu PT. Semen Padang yang didirikan tanggal 18 Maret 1910 ini. Semenjak tahun 2012 lalu, PT. Semen Padang resmi berada di bawah naungan Holding Company (HoCo) PT. Semen Indonesia Tbk, bersama tiga merek semen lainnya.

SP1

Perusahaan industri yang berlokasi di daerah Pabrik Indarung, Padang, Sumatera Barat ini sudah sangat terkenal sejak zaman dulu. Dan sewaktu saya kuliah dulu, kawasan Indarung merupakan salah satu kawasan yang saya hindari karena membayangkan tidak nyamannya berada di wilayah industri semen tersebut. Namun belakangan ini saya membaca di beberapa media bahwa kondisinya tak lagi seperti itu. PT. Semen Padang sudah berbenah menuju Green Industry atau industri hijau yang ramah lingkungan. Benarkah?

WeGiSaya pun kepo dan mencari tahu. Maka dari data yang saya dapat, PT. Semen Padang bekerjasama dengan We Green Industry (WeGI) untuk menjalankan program Wisata Edukasi Green Industry. WeGI sendiri merupakan Komunitas yang fokus dalam penerapan kaidah dan best practices Green Industry oleh perusahaan di Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, dengan tidak hanya mencari keuntungan tapi juga memperhatikan aspek masyarakat dan lingkungan sekitar. Tujuan besarnya adalah penggunaan SDA yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. Hmm, sepertinya ini keren sekali.

SP4

Nah, program Wisata Edukasi Green Industry ini bertujuan agar pihak perusahaan bisa berbagi pengalaman bagaimana mengelola lingkungan dan sosial masyarakatnya, sekaligus mengharap masukan dari Komunitas sebagai salah satu pemangku kepentingan yang dapat memperkaya dan meningkatkan implementasi di Perusaahaan. Program ini juga diharapkan bisa bersama-sama mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan mendorong perusahaan menerapkan prinsip green industry. Hehe, bahasa yang agak rumit ya, tapi cukup bisa dipahami kemana arahnya.

Perusahaan yang mengusung tagline “Kami Telah Berbuat Sebelum Yang Lain Memikirkannya” ini telah berganti logo sebanyak 10 kali dengan dominasi gambar kepala kerbau sebagai lambang daerah Minangkabau. Tak kurang dari 15 penghargaan bergengsi telah diraih PT. Semen Padang selama ini termasuk Superbrands Awards di tahun 2015 lalu. Kontribusi PT. Semen Padang lainnya adalah menjadi bagian tak terpisahkan dari prestasi Kesebelasan Semen Padang sebagai salah satu klub sepak bola nasional terbaik. PT. Semen Padang juga gencar menggalakkan penanaman pohon di sekitar lingkungan industri pada khususnya dan kota Padang pada umumnya.

SP3

PT. Semen Padang memiliki beberapa program sosial sebagai komitmennya melaksanakan bisnis yang berkelanjutan dan pemenuhan aspek-aspek dalam Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Untuk hingga tahun 2018 nanti, PT. Semen Padang di bawah PT. Semen Indonesia Tbk telah memiliki Community Investment Program (CIP), yang mengacu pada ketentuan-ketentuan terbaru di tingkat nasional terkait dengan kesejahteraan sosial, layanan publik dan tanggung jawab sosial dan lingkungan. CIP dibuat sebagai dokumen panduan bagi pelaksanaannya, yang berisi koridor bagi pelaksanaan program serta memberikan ruang bagi partisipasi maupun adaptasi.

SP2

Secara umum, perusahaan-perusahaan di bawah PT. Semen Indonesia Tbk telah berhasil menjalankan komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Tercatat hingga dalam kurun 5 tahun (2009-2014) perusahaan telah berhasil menurunkan emisi gas CO2 sebesar 6,56% yang berarti perusahaan telah berhasil melampaui target yang ditentukan pemerintah. Komitmen untuk mengoperasikan pabrik ramah lingkungan, diwujudkan dengan menerapkan desain pabrik modern yang ramah lingkungan serta teknologi terkini pada Pabrik Indarung VI di Padang.

Semoga usaha yang dilakukan PT. Semen Padang dan WeGI ini berkesinambungan dalam mewujudkan green industry yang dicita-citakan bersama sehingga membantu menjaga kelestariaan lingkungan sebagai warisan anak cucu bangsa. Sebagai orang yang lahir dan besar di Ranah Minang boleh dong saya berharap ini menjadi bagian yang sangat membanggakan dari kampung halaman saya 🙂

(Via)

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dengan mengangkat tema sejarah dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita Islam.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Share yuk untuk berbagi manfaat pada yang lain!

  • Follow by Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Telegram