Kabut Asap Dukhan

Salah satu tanda dekatnya kiamat adalah munculnya Duhkan, kabut asap yang panas dan tebal menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam. Namun yang merasakan Dukhan ini hanyalah orang kafir dan Muslim yang munafik dan banyak berbuat dosa. Mereka merasakan kabut asap itu begitu menyiksa hingga meleleh lubang hidung dan telinga mereka.  Sementara Muslim yang sholeh merasakan Dukhan ini hanya seperti terkena pilek.

Alquran memuat surat khusus bernama Ad Dukhan, untuk menunjukkan betapa pentingnya peristiwa ini.

Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. Mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sungguh, kami akan beriman.” (Ad Dukhan 10-12)
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan keras. Kami pasti memberi balasan.(Ad Dukhan 16)

Hantaman keras ini diperkirakan seperti sebuah hantaman meteor atau benda langit lainnya yang berukuran besar dan dahsyat akibatnya bagi dunia. Setidaknya menurut para ulama ada 4 akibat dari hantaman tersebut:

1.Shoot Down of Modern Technology: hilangnya fungsi seluruh teknologi yang canggih di akhir zaman ini.

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: “… dan kalian kembali seperti sedia kala, dan kalian kembali seperti sedia kala, dan kalian kembali seperti sedia kala.” (HR. Muslim/5156/ Shahih)

2. Significant Population: pengurangan jumlah penduduk bumi secara besar-besaran.

3. Global Famine: terjadi kekurangan makanan secara menyeluruh.

4. Numerous Killing: saling bunuh untuk memperebutkan makanan hingga tetangga tega membunuh tetangga lain untuk merebut makanannya.

Sahabat Khadid bin Madan berkata, “Jika kalian telah melihat tanda gulungan api dilangit selama beberapa hari maka persiapkanlah makanan sebanyak bisa engkau dapat.”

Begitulah dahsyatnya akibat dari Dukhan ini, para sahabat pun dibuat khawatir seolah-olah itu akan terjadi di zaman mereka. Padahal semestinya kita inilah yang harus waspada dan takut karena zaman kita sudah sangat dekat dengan kiamat.

Ali bin Abi Thalib mengatakan:

“Dukhan belum terjadi, orang mukmin akan menjadi seperti orang pilek. Lalu asap ini menghembus orang kafir, sampai binasa.” (Tafsir Ibn Katsir, 7/249)

Demikian pula keterangan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, yang mengatakan:

“Akan keluar Dukhan, lalu orang mukmin terkena imbasnya, hingga seperti orang pilek. Lalu asap ini masuk ke telinga orang kafir dan munafik, sehingga kepala mereka seperti kepala hewan panggang.” (Tafsir at-Thabari, 22/17).

Setelah Ibnu Katsir menyebutkan riwayat yang mendukung tentang keberadaan Dukhan di masa mendatang, lalu beliau mengatakan:

“Demikian pendapat masalah dukhan, dari kalangan sahabat, dan tabiin, disertai hadis marfu’, yang shahih, hasan, maupun yang lainnya, yang kami sebutkan, merupakan dalil yang jelas bahwa Dukhan termasuk tanda kiamat yang masih ditunggu (belum datang), disamping itu sesuai dengan makna teks al-Quran.” (Tafsir Ibn Katsir, 7/249)

Dan dalam hadis dinyatakan, bahwa Hudzaifah pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang Dukhan. Lalu beliau membaca surat ad-Dukhan di atas, kemudian beliau bersabda:

“Dukhan itu memenuhi timur dan barat. Tinggal selama 40 hari. Untuk orang mukmin, mereka terkena paparan sehingga seperti orang pilek. Sementara orang kafir, seperti orang mabuk.” (Tafsir at-Thabari, 25/68)

Baca juga: Siapa Ya’juj dan Ma’juj

 

 

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dengan mengangkat tema sejarah dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita Islam.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Share yuk untuk berbagi manfaat pada yang lain!

  • Follow by Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Telegram