Menara Putih Tempat Turunnya Nabi Isa

Inilah menara masjid tempat turunnya Isa Al Masih…

Shahih Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Dzikr Ad-Dajjal, Aus bin Aus Ats-Tsaqafi meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wasallam mengatakan, “Isa bin Maryam akan turun di Menara Putih sebelah timur Kota Damaskus.”

Serupa dengan hadis di atas, dari Nawas bin Sam’an, Rasulullah bersabda, ”Lalu, Isa turun di ‘Menara Putih’ sebelah timur Damaskus dengan memakai dua potong baju yang dicelup za’faran dan wars, dengan meletakkan kedua telapak tangan di atas sayap-sayap dua malaikat. Jika dia menundukkan kepalanya, akan menetes. Jika dia mengangkatnya, turunlah air, seperti mutiara. Maka, tidak ada seorang kafir pun yang mencium aroma nafasnya, kecuali dia pasti mati dan nafasnya tercium dari jarak sejauh pandangannya.”

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya Qishash al-Anbiya’ bahwa Isa akan turun di sebuah menara berwarna putih yang terletak di daerah Damaskus, Syam (Suriah sekarang). Ketika itu, akan didirikan shalat Subuh, Maka, imam kaum Muslim berkata kepadanya, ”Majulah, wahai Ruhullah. Jadilah imam.” Isa menjawab, ”Tidak. Di antara kalian, ada pemimpin-pemimpin yang telah dimuliakan oleh Allah dalam umat ini.” (HR Muslim dan Ahmad).

Dalam Manar al-Munif, Ibn Qayyim menjelaskan bahwa pemimpin imam dalam hadis ini adalah al-Mahdi yang akan meminta Isa untuk mengimami shalat kaum Muslim. Isa akan hidup di dunia bukan sebagai nabi, melainkan sebagai pengikut Muhammad. Orang-orang Islam akan memandangnya sebagai pemimpin mereka.

Menurut al-Syalabi, al-Mahdi akan memimpin umat Islam dalam shalat dan Isa akan memimpin umat Islam berdasarkan syariat. Dalam kitab hadisnya, bab “Turunnya Isa ibn Maryam” menjelaskan, Isa turun untuk memerintah berdasarkan syariat Nabi Muhammad SAW.

Di menara manakah itu?

Menurut Sami bin Abdullah Al-Maghluts dalam bukunya Athlas Tarikh al-Anbiya’ wa ar-Rasul (Atlas Sejarah Nabi dan Rasul), ada dua buah menara yang sangat mirip sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas. Kedua menara itu adalah menara Masjid al-Umawi yang dibangun oleh al-Walid bin Abdul Malik (lihat Atlas Hadis karya Syauqi Abu Khalil) dan menara tembok Damaskus. Kedua tempat tersebut memiliki kemiripan yang diduga di sanalah Isa AS akan turun.

Namun, sejumlah pendapat meyakini, menara yang dimaksud adalah menara Masjid al-Umawi. Hafizh Ibnu Katsir dalam an-Nihayah berkata, ”Inilah pendapat yang lebih masyhur tentang tempat turunnya Isa, yaitu di menara putih di timur Damaskus. Dan, saya telah melihat di sebagian buku bahwa Isa turun di menara putih sebelah timur Jami’ Damaskus. Mungkin, riwayat inilah yang lebih valid dan berbunyi, ”Maka, dia turun di atas menara putih yang ada di timur Damaskus.” Dan, di Damaskus, tidak ada menara yang dikenal dengan menara timur, kecuali menara yang berada di timur Jami’ Umawi dan inilah yang lebih cocok dan lebih sesuai karena Isa turun pada saat didirikannya shalat.” (An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim I/192).

Damaskus dengan ibukota Suriah ini menyimpan banyak sekali sejarah Islam. Di kota inilah terdapat makam Nabi Yahya AS, juga makam mujahid Islam bernama Shalahuddin Al Ayyubi, panglima pasukan Islam yang berhasil membebaskan Palestina dari penjajahan tahun 582 H setelah sebelumnya dibebaskan oleh Khalifah Umar bin Khatthab tahun 15 H.

Tahun 1340 dan 1488, Khalifah Khalid bin Walid pernah merekonstruksi menara yang berada di sudut tenggara masjid. Menara tersebut kini dikenal dengan sebutan Menara Isa Al Masih.

Nah di menara inilah Rasulullah menyebut akan turunnya Isa Al Masih yang diangkat Allah saat akan dibunuh oleh kaum Yahudi dulu. Diangkatnya Isa Al Masih bertujuan untuk menyelamatkannya sebab sudah ada grand design Allah di akhir zaman untuk orang-orang beriman. Hingga Allah mengganti Isa Al Masih dengan seseorang yang dibuat mirip dengannya sebagaimana diceritakan dalam Al Quran. Dan karena belum mati inilah maka Isa Al Masih akan kembali turun di akhir zaman untuk membunuh Al Masih Dajjal. Sebab hanya Isa Al Masih yang mampu mengalahkan Dajjal.

Disebutkan dalam hadits bahwa Al Masih Dajjal ini langsung meleleh ketika berhadapan dengan Isa Al Masih. Padahal tak satupun manusia yang mampu menyelamatkan diri dari fitnahnya. Semua beriman padanya kecuali seorang pemuda yang kelak akan digergaji dari kepala hingga kakinya oleh Al Masih Dajjal hingga mati, lalu Dajjal menghidupkannya lagi. Ketika Dajjal bertanya apakah sekarang pemuda itu percaya bahwa ia Tuhan? Pemuda itu menjawab tegas, “Aku semakin yakin engkau adalah Al Masih Dajjal!”

Makanya kita diajarkan doa perlindungan dari fitnah Dajjal si pendusta ini. Diceritakan dalam hadits ketika Nabi Isa Al Masih bertemu dengan Imam Mahdi, beliau pun shalat di belakang Imam Mahdi yang namanya sama dengan nama Rasulullah yaitu Muhammad bin Abdullah, untuk menunjukkan bahwa Nabi Isa Al Masih pun beriman akan kerasulan Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wassallam.

Jadi hampir semua ulama meyakini bahwa Masjid Agung Damaskus inilah yang akan mencatat sejarah penting turunnya Isa Al Masih di penutup zaman yang diperkirakan tidak lama lagi. Sebab sudah sangat banyak tanda-tanda yang diisyaratkan Rasulullah terjadi di zaman ini. Sebagai ummat akhir zaman sangat penting bagi kita memahami hal ini.

Apa sebenarnya hikmah peperangan yang terjadi di Suriah dan Palestina? Semuanya tentu tak terjadi begitu saja, ada isyarat dan maksud yang ingin ditunjukkan Allah pada kita. Sayangnya kita seringkali menganggap semua itu sebagai ‘masalah negara lain’ yang tak perlu kita pikirkan.

Biarlah orang-orang yang tak mempercayainya mengatakan ini hanya dongeng belaka, namun sebagai orang beriman kita wajib percaya pada apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah ini sebab tak ada satupun perkataan beliau yang dusta.

*Novia Syahidah*



Penulis yang identik dengan karya bermuatan lokal dengan mengangkat tema sejarah dan budaya, aktif menulis di berbagai media massa cetak seperti koran dan majalah sejak tahun 2002. Telah menulis 9 buku pribadi dan 20 lebih buku kolaborasi. Terakhir menulis cerita bersambung di sebuah majalah wanita Islam.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Share yuk untuk berbagi manfaat pada yang lain!

  • Follow by Email
  • Facebook
  • Twitter
  • Telegram